Pangkalpinang – Mei 2025
Mahasiswa Program Studi Manajemen Semester 6 Universitas Pertiba melaksanakan kegiatan observasi lapangan sebagai bagian dari penguatan pembelajaran berbasis praktik di dunia usaha dan koperasi. Kegiatan ini berlangsung di wilayah Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dengan melibatkan 7 kelompok mahasiswa yang terbagi menjadi dua fokus utama: 4 kelompok melakukan observasi ke Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sementara 3 kelompok lainnya mengunjungi sejumlah koperasi yang aktif di kota tersebut.
Observasi ini bertujuan untuk menggali informasi secara langsung terkait berbagai aspek penting dalam pengelolaan usaha dan koperasi, antara lain: profil usaha, aspek sumber daya manusia (SDM), keuangan, pemasaran, tantangan dan kendala operasional, serta minat dan motivasi usaha dari pelaku usaha.
Setiap kelompok mahasiswa melakukan wawancara, dokumentasi, dan pengamatan langsung di lokasi usaha, guna mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang kondisi nyata di lapangan. Mereka juga mengidentifikasi bagaimana strategi pemasaran diterapkan, sistem pencatatan keuangan yang digunakan, pola manajemen SDM, serta kendala-kendala yang dihadapi oleh pelaku UMKM dan koperasi, terutama dalam hal pengembangan usaha di tengah persaingan dan tantangan digitalisasi.
Kegiatan ini mendapatkan respon positif dari pelaku UMKM dan pengurus koperasi yang dikunjungi. Mereka menyambut baik kedatangan para mahasiswa dan menyampaikan harapan agar hasil observasi ini dapat menjadi bahan masukan akademik dan pengembangan usaha yang bermanfaat secara praktis.
Menurut dosen pembimbing lapangan Rahmad Firdaus, S.Kel., M.M. kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari pendekatan experiential learning di lingkungan Prodi Manajemen Universitas Pertiba. Dengan terjun langsung ke lapangan, mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga melihat dan menganalisis langsung dinamika usaha di tengah masyarakat.
Diharapkan, hasil observasi ini akan disusun dalam bentuk laporan analisis masing-masing kelompok, yang nantinya dapat menjadi dasar pembelajaran lanjutan sekaligus bahan diskusi untuk solusi inovatif di bidang manajemen usaha kecil dan koperasi.(penulis_triyono)